Pengikut

Jumat, 22 September 2017

Nilainya Nol Besar

     Mereka selalu membahas suatu makna... makna inilah, makna itulah. Tapi apalah arti sebuah makna yang mereka keluarkan??? Semua yang mereka ucapkan memang benar adanya. Kamipun selaku pendengar menerimanya dengan hati yang ikhlash. Namun, sungguh miris... Menyedihkan sekali bila kita semua menyadarinya... Menyadari akan kelalaian kita. Karena mereka telah memenangkan atau mendahului makna yang mereka ucapkan dari pada sebuah makna kewajiban dari Allah S.W.T.

   Kenapa...??? aku bingung bila sudah seperti ini... Aku dan teman-temanku hanya bisa mengiakan saja, dan berdo'a pada Allah agar Allah mengampuni kami. Karena Allah maha tahu segala sesuatu yang terjadi pada kami. Kapankah peraturan manusia yang mengikuti peraturan Allah...??? Bukan sebaliknya, malah peraturan Allah yang dibelakangi...

   Rabbiy... bagaimanakah kami menghadapi ini semua? Sungguh Robbiy... Kami tak ingin Engkau enggan lagi memberi Rahmat kepada kami karena kesalahan kami ini... :'(

   Semua aktivitas sampai melupakan dan melalaikan waktu Shalat. Saat makan diberi waktu, maka kami akan makan terburu-buru untuk menghabiskan makanan tsb. Jika tidak habis maka akan terbuang. Makan terburu-buru dan mubazir makanan apakah sifat yang islami... ???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Cloud

Tak pernah bertatapan secara langsung, apalagi bertemu. Dahulu, sulit sekali kugenggam. Benar-benar seperti awan namun terasa sangat dekat s...